![]() |
| Gambar : Budidaya Krisan Meningkat Lewat Penyuluhan GAP Sidorejo. Lidinews.id |
Kegiatan Penyuluhan Penerapan Good Agricultural Practice (GAP) Meningkatkan Kualitas Krisan di Kelompok Tani Sidorejo Empat
Jawa Timur, Malang, Lidinews.id - Kelompok Tani Sidorejo empat baru-baru ini mengadakan penyuluhan tentang penerapan Good Agricultural Practice (GAP) untuk meningkatkan kualitas bunga krisan. Penyuluhan ini dihadiri oleh para petani anggota kelompok tani dan bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan tentang cara budidaya krisan yang baik dan benar.
Menurut Ketua Kelompok Tani Sidorejo empat, penerapan GAP sangat penting dalam meningkatkan kualitas bunga krisan, karena dengan GAP hasil panen dapat ditingkatkan dan risiko kegagalan bisa dikurangi.
“Penerapan GAP ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas krisan. Dengan GAP, kita dapat meningkatkan hasil panen dan mengurangi risiko kegagalan,” kata pak Sudartono pada kamis 17/07/2025.
Dalam penyuluhan tersebut, Pak Aris, salah satu narasumber dari kelompok tani, menjelaskan tentang cara penggunaan benih unggul dan pengelolaan tanah yang baik. Beliau juga menjelaskan tentang pentingnya menjaga kebersihan dan sanitasi lahan untuk mengurangi risiko penyakit.
"Penggunaan benih unggul sangat penting dalam meningkatkan kualitas bunga krisan. Selain itu, pengelolaan tanah yang baik juga dapat membantu meningkatkan hasil panen, menjaga kebersihan dan sanitasi lahan itu sangat penting untuk mengurangi risiko penyakit,"jelasnya.
Para petani terlihat antusias dan tertarik dengan materi yang disampaikan. Salah satu petani, Pak Arijin, menyampaikan bahwa ia sangat senang dengan penyuluhan tersebut karena membuatnya memahami cara budidaya krisan yang baik dan benar.
"Saya sangat senang dengan penyuluhan ini. Saya jadi tahu cara budidaya krisan yang baik dan benar," katanya
Penyuluhan ini juga membahas tentang pentingnya pengendalian hama terpadu dalam budidaya krisan.
"Pengendalian hama terpadu sangat penting dalam mengurangi risiko kegagalan panen dengan cara-cara pengendalian hama yang efektif dan ramah lingkungan,” jelas Pak Aris.
Dengan adanya penyuluhan ini, diharapkan para petani di Kelompok Tani Sidorejo empat ini dapat meningkatkan kualitas bunga krisan dan meningkatkan pendapatan mereka.
"Kami berharap dengan penerapan GAP, kami dapat meningkatkan kualitas krisan dan menjadi contoh bagi petani lain," kata Sudartono selaku ketua kelompok tani.
Penyuluhan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan petani tentang pentingnya GAP dalam budidaya bunga krisan.
"Saya berharap petani dapat memahami pentingnya Good Agricultural Practice dan dapat menerapkan dalam budidaya bunga krisan," kata Pak Aris.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kelompok Tani Sidorejo empat juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyuluhan ini.
"saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyuluhan ini. saya berharap penyuluhan ini dapat bermanfaat bagi petani dan meningkatkan kualitas krisan," kata Sudartono.
Dengan demikian, penyuluhan penerapan GAP ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas krisan dan meningkatkan pendapatan petani di Kelompok Tani Sidorejo empat.
Kontributor : Mirta
Editor : Arjuna H T Munthe



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tanggapan Anda di sini!