Iklan

terkini

Sekjen PBNU Gus Gudfan Arif bersama BEM PTNU Salurkan 1 juta Liter Air Bersih ke Berbagai Daerah

Lidinews
Rabu, 10/28/2026 11:03:00 PM WIB Last Updated 2026-10-28T16:03:59Z
Gambar: Sekjen PBNU Gus Gudfan Arif bersama BEM PTNU Salurkan 1 juta Liter Air Bersih ke Berbagai Daerah. Lidinews


Jakarta, Lidinews - Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Se-Nusantara menyalurkan lebih dari 1 juta liter air bersih ke berbagai daerah di Indonesia pada 22–28 Oktober 2026. Penyaluran yang melibatkan Sekretaris Jenderal PBNU, Gus Gudfan Arif, ini menjadi wujud nyata bakti untuk negeri sekaligus kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi persoalan kekeringan dan keterbatasan akses air bersih.


Presidium Nasional BEM PTNU Se-Nusantara, Achmad Baha’ur Rifqi, menyampaikan bahwa distribusi air bersih merupakan bentuk khidmah kepada masyarakat yang relevan dengan tantangan lingkungan, terutama ketika kekeringan mengancam ketersediaan air untuk kebutuhan sehari-hari.


Di sisi lain, ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga menegaskan pentingnya perhatian bersama terhadap kelestarian lingkungan dan pengelolaan sumber daya air.


“Bakti untuk negeri bukan sekadar slogan, melainkan tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat. Penyaluran air bersih ini merupakan wujud kepedulian terhadap kebutuhan dasar warga, sekaligus pengingat bahwa persoalan kekeringan dan karhutla membutuhkan perhatian serta kerja bersama yang berkelanjutan,” ujar Achmad.


Berdasarkan data pelaksanaan pada 22–28 Oktober 2026, penyaluran air bersih menjangkau sejumlah wilayah, meliputi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, dan Madura.


Total volume air bersih yang disalurkan berdasarkan rincian pelaksanaan mencapai 1.008.000 liter.


Achmad menegaskan bahwa kekeringan dan karhutla tidak dapat dipandang semata-mata sebagai persoalan musiman. Keduanya membutuhkan pendekatan yang mengintegrasikan penanganan darurat, perlindungan ekosistem, pencegahan kebakaran, serta penguatan ketahanan masyarakat dalam menghadapi risiko lingkungan.


Penyaluran air bersih menjadi salah satu bentuk respons sosial, yang perlu diiringi dengan upaya menjaga sumber air dan mencegah kerusakan lingkungan.


“Sinergi PBNU dan mahasiswa perlu terus diperkuat agar pengabdian tidak berhenti pada bantuan sesaat. Kami ingin semangat gotong royong ini berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang membantu masyarakat menghadapi persoalan air bersih, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana,”


Melalui gerakan bakti untuk negeri, BEM PTNU Se-Nusantara berkomitmen untuk terus menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.


Kolaborasi bersama PBNU diharapkan memperluas jangkauan pengabdian, memperkuat solidaritas sosial, serta mendorong kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan dan lingkungan demi kemaslahatan umat, bangsa, dan negara.


Gambar: Sekjen PBNU Gus Gudfan Arif bersama BEM PTNU Salurkan 1 juta Liter Air Bersih ke Berbagai Daerah. Lidinews


Berdasarkan data pelaksanaan 22–28 Oktober 2026, gerakan penyaluran air bersih menjangkau sejumlah wilayah dengan rincian sebagai berikut:

  • 22 Oktober: Tuban–Bojonegoro, Jawa Timur (150.000 liter); Cilacap–Banyumas, Jawa Tengah (75.000 liter).
  • 23 Oktober: Ketapang, Kalimantan Barat (120.000 liter); Gunungkidul–Bantul, DIY (350.000 liter).
  • 24 Oktober: Karawang, Jawa Barat (5.000 liter); Cianjur, Jawa Barat (25.000 liter).
  • 25 Oktober: Jepara, Jawa Tengah (16.000 liter); Jambi (38.000 liter).
  • 26 Oktober: Sumatera Selatan (150.000 liter); Lampung (8.000 liter); Blora, Jawa Tengah (15.000 liter).
  • 27 Oktober: Madura (30.000 liter).
  • 28 Oktober: Kalimantan Tengah (6.000 liter).

Total volume berdasarkan rincian tersebut mencapai 1.008.000 liter air bersih.




Editor: Arjuna H T Munthe

Komentar

Tampilkan

  • Sekjen PBNU Gus Gudfan Arif bersama BEM PTNU Salurkan 1 juta Liter Air Bersih ke Berbagai Daerah
  • 0

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tanggapan Anda di sini!

Terkini