LAMPUNG, Senin (1 Desember 2025) – Ketua Yayasan Masjid Jami' Al-Hidayah Markaz Dakwah Tabligh Sulawesi Selatan, Bpk H. Muhammad Ilham Suang, S.E., secara resmi melepas dan memberikan arahan kepada rombongan besar jamaah "Tabligh Akbar Indonesia Berdoa" yang akan kembali ke Makassar. Kegiatan ini berlangsung di Pelabuhan Panjang Lampung dan didampingi langsung oleh Kolonel Laut (P) Saifuddin Zukhri, S.E., M.Han.
Ribuan jamaah ini akan pulang ke Sulawesi Selatan menggunakan Kapal Republik Indonesia (KRI) Surabaya setelah mengikuti hajatan keagamaan internasional "Ijtima Ulama Tabligh Akbar Indonesia Berdoa" selama 3 hari. Mereka diperkirakan tiba di Makassar pada hari Jum'at malam tanggal 5 Desember 2025.
Ilham Suang datang untuk melihat langsung kondisi jamaah di atas KRI Surabaya, didampingi oleh beberapa tokoh seperti Ustadz Faiz Bagas, Ustadz Tarmizi Taher (Ketua Pemuda DMI Sulsel), Hamka Halim, dan Farawansa Sakir. Dalam sambutannya, ia memberikan arahan motivasi agar jamaah tetap istiqamah dalam meningkatkan iman dan memperbaiki amal, serta mendoakan keselamatan perjalanan. "Penumpang KRI Surabaya adalah jamaah yang sangat istimewa – hanya seribu orang dari jutaan ummat yang berkesempatan menggunakan fasilitas negara yang vital ini," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa mereka yang lebih dulu di medan ijtima menunggu kedatangan jamaah dengan perasaan rindu, berharap kapal tiba paling lambat hari Minggu (30 November 2025) saat doa bersama dipimpin Hadraji Maulana Saad, Amir Dakwah Dunia.
Selain itu, Ilham Suang juga didampingi koordinator rombongan Sulsel yang menaiki kapal, yaitu Bpk Aiptu Pol H. Hafid, Bpk Ustadz Syahrir, dan Bpk Rosihan Anwar. Ia berharap jamaah Sulsel menjaga ketertiban, kebersihan, solidaritas, dan menjadi tauladan berakhlakul karimah. Ia juga menyampaikan rasa syukur atas dukungan TNI-Polri di Makassar dan Lampung yang memberikan fasilitas penjemputan dari Markas Dakwah Al-Hidayah ke Pelabuhan Lantamal Makassar dan dari medan Ijtima diantar ke Pelabuhan Panjang di Lampung.
Antusiasme ini menunjukkan dorongan spiritual yang kuat dari masyarakat dan pemerintah untuk berpartisipasi dalam kegiatan berskala dunia ini – semua rela mengorbankan diri dan harta di jalan Allah demi "li i'lai kalimatillah" (untuk meninggikan kalimat Allah: Laa ilaaha illallah).
Jamaah Sulsel yang menumpang KRI Surabaya saat ini sedang menempuh perjalanan laut pulang ke Makassar dengan dukungan dari KASAL. Kapal bahkan memuat lebih banyak penumpang karena ada jamaah yang akan ditasykil (diajak berdakwah) di Sulsel dan yang sudah wabsih (selesai tugas dakwah) setelah 4 bulan gerak di Lampung sekaligus membantu menyiapkan medan ijtima. Total penumpang yang pulang sebanyak 1.400 orang. Yang cukup mengharukan adalah kesediaan Kapten KRI Surabaya, Kolonel Laut Saifuddin Zukhri, untuk merapat kembali ke dermaga setelah berlayar beberapa saat hanya untuk menjemput 200 orang penumpang susulan yang sudah wabsih.
Semua berharap kepulangan ini berjalan aman, tertib, dan mendapat pengawalan ketat mengingat rombongan yang besar. Banyak keluarga dan masyarakat sudah menanti di Pelabuhan Lantamal Makassar agar jamaah tiba selamat sehat wal'afiat. Informasi juga menyebutkan bahwa Bpk Komjen Pol. (Purn) Drs. H. Anton Bachrul Alam, SH., dan H. Achmad Dg Sere (Anggota DPR RI) akan ikut menyambut langsung kedatangan jamaah pada hari Jum'at malam tanggal 5 Desember 2025. (Jeck)
